HIPGABI SUMUT SELAMATKAN KORBAN PERAHU KARAM

Tiga orang nelayan dilaporkan oleh warga tenggelam di laut sekitar Kabupaten Serdang Bedagai. Kapal mereka karam. Namun karena gelombang saat itu kencang, nelayan lain yang melihatnya takut untuk mendekat. Akhirnya merekapun melaporkan kejadian yang dilihatnya ini kepada kepala desa.
Lalu pihak kepala desa melaporkan kejadian ini hingga diketahui oleh pihak Basarnas.
Basarnas pun berkoordinasi dengan BPBD untuk melakukan penyelamatan.
Sebelum proses evakuasi dilakukan, pihak BPBD menghubungi beberapa lembaga tanggap darurat dan bencana yang salah satu nya adalah HIPGABI (Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia) Sumatera Utara.

Tim HIPGABI Sumut yang terdiri atas Syahferi Anwar, Ismayadi, Rahmad Siregar, Martoni dan Wirsal pun langsung dikerahkan ke lokasi kejadian di Pantai Cermin.
Usai melakukan koordinasi dengan pihak BPBD, HIPGABI Sumut bersiap untuk menyambut kehadiran korban yang akan ditepikan.
Usai helikopter Basarnas menemukan lokasi korban, kapal cepat milik BPBD dan perahu karet SATPOLAIR pun digerakkan untuk merapat ke lokasi kejadian.
seorang korban dievakuasi menggunakan helikopter, sedangkan 2 orang lainnya di selamatkan melalui jalur laut ke tepi pantai.
Sesaat ketika korban dibawa menepi, Perawat terlatih dari HIPGABI Sumut bersama Petugas PMI Sumut dengan sigap dan cekatan menjemput korban ke atas kapal.
Tim HIPGABI Sumut membawa long spine board (LSB), papan yang terbuat dari plastik untuk melakukan evakuasi korban agar mudah mengangkatnya di air.
Setelah dibawa ke darat, korban dilakukan pemeriksaan sesuai standar kedaruratan trauma, yaitu ABCDE (Airway, Breathing, Circulation, Disability, and Exposure).
Setelah kedaruratan korban tertangani, barulah korban dievakuasi ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk perawatan selanjutnya.

Itulah aksi yang dilakukan oleh tim HIPGABI Sumut dalam Latihan Gabungan Penanggulangan Bencana Provinsi Sumatera Utara, 22-23 Agustus 2017 di Pantai Cermin Kab. Serdang Bedagai.

Keterlibatan HIPGABI bersama BPBD Sumut dalam aksi seperti ini telah dilakukan 2 kali yang sebelumnya di kantor Gubernur Sumatera Utara, jalan Diponegoro Medan saat memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional.

Menurut Dudut Tanjung, M.Kep., SpKMB latihan gabungan seperti ini sangat dibutuhkan untuk membentuk tim yang tangguh dalam menangani bencana.
Karena menurut beliau, penanganan korban bencana tak bisa hanya dilakukan oleh satu orang atau satu lembaga saja. Melainkan harus melibatkan seluruh instansi atau lembaga terkait secara terintegrasi dalam satu sistem penanggulangan kedaruratan bencana.

Menurut Ketua Hipgabi Sumut ini, tidak ada ahli dalam bencana jika ilmunya tidak diterapkan, melainkan setiap kemampuan harus dilatih setiap ada kesempatan seperti Latgab ini yang melibatkan para pihak lembaga kebencanaan.
Siapapun yang terlatih, pasti akan sangat siap untuk menghadapi dan menanggulangi setiap kondisi kedaruratan dan bencana.

Dalam kesempatan ini, HIPGABI SUMUT menurunkan tim yang berpengalaman di bidang kegawatdaruratan dan bencana. Mereka adalah klinisi, praktisi dan dan akademisi yang selama ini memang bekerja maupun mengajarkan teori dan praktik gawatdarurat dan bencana baik melalui BTCLS maupun di RS dan Universitas tempat mereka bekerja. Bahkan, tim ini telah sangat berpengalaman menangani bencana baik pada tingkatan lokal, nasional maupun internasional.
Demikan pula dengan pelatihan yang pernah mereka ikuti.

Di HIPGABI, setiap tindakan yang dilakukan harus mengutamakan keselamatan dan mencegah kecacatan korban. Selain itu, Tim HIPGABI bekerja sesuai dengan standar prosedur operasional dan prinsip keamanan baik bagi korban maupun petugas dengan tetap memperhatikan keamanan lingkungan.

Acara yang juga dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara, DR. Ir. H. T. Erry Nuradi M.Si ini berlangsung meriah.
HIPGABI Sumut bukan hanya dilibatkan dalam proses penyelamatan korban tenggelam, tapi juga rumah sakit lapangan dan bencana longsor lain yang disimulasikan dalam latgab tersebut.
Hendra, selaku panitia acara ini mengapresiasi kesigapan Perawat HIPGABI yang totalitas menyukseskan acara ini.

HIPGABI SUMUT tak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang hingga saat ini tetap mendukung eksistensi Perawat Gawat Darurat dan Bencana untuk terus mengasah kemampuan dan keterampilannya. Terima kasih juga disampaikan kepada Kepala BPBD Sumut, Dr. Ir. H. Riadil Akhir Lubis, M.Si. yang telah memberikan kepercayaan kepada Hipgabi Sumut di setiap latihan yang diselenggarakan BPBD Sumut.